Wonosari (18/8), Bertempat di Balai Kalurahan Wonosari Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Pembinaan Politik Masyarakat. Hadir dalam kesempatan ini Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Ahmad Ahsan Jihadan, S.Psi., MA, Anggota DPRD Gunungkidul Drs. H. Supriyadi, Komisioner KPU Kabupaten Gunungkidul Asih Nuryanti, SS, Ketua Panwaslu Kapanewon Wonosari Wahdan Masykuri, S.Pd.I, Pangripto Wonosari Sa’ban Nurhuda dan Peserta dari unsur Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, dan Karang Taruna.
Dalam sambutannya Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Ahmad Ahsan Jihadan, S.Psi., MA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan usulan dari pokok-pokok pikiran anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Bapak Drs. H Supriyadi melalui badan kesbangpol. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyongsong pemilu serentak tanggal 14 Februari 2024. Harapannya peserta dapat mensosialisasikan kepada masyarakat untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.
Sambutan Anggota DPRD Drs. H. Supriyadi, Pokir ini saya laksanakan di Kalurahan Wonosari harapannya kalurahan ini lebih maju sebagai contoh dari 144 kalurahan yang ada di Kabupaten Gunungkidul terkait tingkat kesadaran berpolitik masyarakat tinggi. Kesempatan ini dihadiri oleh narasumber dari penyelenggara pemilu yaitu anggota KPU dan Ketua Panwascam. Biaya untuk melaksanakan politik sangat tinggi, hal tersebut masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya nanti dapat menghasilkan pemimpin yang amanah.
Dalam materinya Komisioner KPU GK Asih Nuryanti, SS menyampaikan sekarang tahapan sudah memasuki tahapan Daftar Pemilih Tambahan (Dptb). Dikabupaten Gunungkidul berdasarkan DPSHP jumlah pemilih ada 614.460 dengan rincian 300.280 pemilih laki² san 314.180 pemilih perempuan, dengan jumlah TPS 2709. Sedangakan berdasarkan rekapitulasi pengajuan bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yaitu 645, terdiri dari 377 laki2 dan 268 perempuan. Berkaitan dengan daftar pemilih kpu ini pemanfaat data yang dimiliki oleh disdukcapil melalui pelayanan yang dimiliki oleh disdukcapil, dengan begitu saya berharap warga masyarakat kalurahan Wonosari ini sudah tertib administrasi kependudukan karena berkaitan dengan akan dilaksanakannya pemilu serentak tahun 2024 maka ketika ada keluarga yang meninggal untuk segera lapor dan apabila ada yang menginjak usia 17 tahun maka untuk segera rekam E-KTP. Secara nasional ada 18 partai politik yang nantinya akan menjadi peserta pemilu serentak tahun 2024 dan ada 6 partai politik aceh. Aspek pendukung terkait dengan kesiapan KPU diantaranya ada SIDALIH (data pemilih), SIPOL (data parpol peserta pemilu), SIDAPIL ( data dapil dan data jumlah kusi dapil), SILOG (data logistik, data distribusu logistik) SILON ( data caleg, perseorangan, capres, dan Calon kepala daerag) , SIDAKAM ( data kampnye dan jadwal) SIREKAP (data hasil suara TPS, rekap hasil suara hasil pemilu, perolehan kursi partai dll).
Ketua Panwaslu Kapanewon Wonosari Wahdan Masykuri, S.Pd.I memberikan materi tentang pentingnya pengawasan pemilu partisipatif yaitu untuk mengembalikan dan menjaga hakekat bahwa pemilu atau peserta demokrasi ini sesungguhnya adalah milik rakyat. Selanjutnya sebagai kontrol, mengurangi serta menjerat praktek pelanggaran pemilu sehingga integrasi pemilu bisa ditegakkan. Kemudian yang ketiga sebagai sarana pendidikan politik, membantu preferensi dalam memilih dan membantu memperbaiki kualitas demokrasi. Selanjutnya masyarakat harus ikut berpartisipasi awasi pemilu dengan cara: mencermati tahapan pemilu sebagaimana yang diatur dalam Peraturan KPU, setelah mengetahui tahapan dan memahami aturan kemudian mengawasi pelaksanaan tahapan pemilu yang berjalan, kemudian apabila menemukan pelanggaran untuk disampaikan paling lama tujih hari sejak diketahui terjadinya dugaan pelanggaran, dengan disertai bukti pelanggaran.